Tugas 5 konsep dan tugas perkembangan berdasarkan tahapan perkembangan peaerya didik pada tahapan usia sekolah menengah

TUGAS 5
SABTU, 14 APRIL 2018
(PPKn Reguler Pagi A)
Nama: Lola Wahyu Utami
Nim: E1B017027
Alamat Email:  lolawahyuutami06@gmail.com
Alamat blog: lolawahyuutami.blogspot.com
No.hp : 085337132428

PERKEMBANGAN PESERTA DIIDIK
Buatlah creative summary tentang: Konsep dan tugas perkembangan berdasarkan tahapan perkembangan peserta didik pada tahapan usia sekolah menengah
Masa smp merupakan masa di mana Kondisi peserta didik sangat labil, yang memerlukan bimbingan orang yang lebih dewasa dan petunjuk mereka atas masalah-masalah yang belum bisa mereka pecahkan, perubahan kondisi peserta didik pada usia sekolah menengah ini banyak disebabkan oleh hal-hal yang bersifat cultural.
Problematika remaja secara garis besar terdapat dua faktor yaitu faktor intern (dari dalam diri remaja itu sendiri) dan faktor ekstern (dari luar diri).Yang sangat menonjol dari problematika remaja adalah yang berhubungan kultural dan psikososial. Untuk itu perlu adanya perhatian orang lain juga sangat membantu mereka untuk memecahkan masalah yang menimpa.
Dengan banyaknya bronlematika yang di alami oleh siswa sekolah menengah maka ada beberapa tugas tugas perkembanga  peserta didik.
Berikut tugas tugas perkembangan peserta didik secara umumnya:
1.      Memperoleh hubungan-hubungan baru dan lebih matang dengan yang sebaya dari keduajenis kelamin.
2.      Memperoleh peranan sosial dengan jenis kelamin individu.
3.       Menerima fisik dari dan menggunakan badan secara efektif.
4.      Memperoleh kebebasan diri melepaskan ketergantupgan diri dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
5.      Melakukan pemilihan dan persiapan untuk jabatan.
6.      Memperoleh kebebasan ekonomi.
7.      Persiapan perkavvinan dan kehidupan berkeluarga.
8.      Mengembangkan keterampilan intelektuai dan konsep-konsep yang diperlukan sebagai warga negara yang baik.
9.      Memupuk dan memperoleh perilaku yang dapat dipertanggung jawabkan secara sosial.
10.  Memperoleh seperangkat nilai dan sistem etika sebagai pedoman berperilaku


Implikasi tugas perkembangan peaerta didik pada usia sekolah menengah
     Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti kata implikasi adalah keterlibatan atau keadaan terlibat. Kata implikasi memiliki persamaan kata yang cukup beragam, diantaranya adalah keterkaitan, keterlibatan, efek, sangkutan, asosiasi, akibat, konotasi, maksud, siratan, dan sugesti.
     Implikasi Tugas-Tugas Perkembangan Peserta Didik pada Usia Sekolah Menengah dalam Penyelenggaraan Pendidikan memperhatikan banyaknya faktor kehidupan yang berada di lingkungan remaja, maka pemikiran tentang penyelenggaraan pendidikan juga harus memperhatikan faktor-faktor tersebut. Sekalipun dalam penyelenggaraan pendidikan diakui bahwa tidak mungkin memenuhi tuntutan dan harapan seluruh faktor yang berlaku tersebut.

1.Pendidikan yang berlaku di Indonesia, baik pendidikan yang di selenggarakan di dalam sekolah maupun di luar sekolah, pada umumnya diselenggarakan dalam bentuk klasikal. Penyelenggaraan pendidikan klasikal ini berarti memberlakukan sama semua tindakan pendidikan kepada semua remaja yang tergabung di dalam kelas, sekalipun masing-masing di antara mereka sangat berbeda-beda. Pengakuan terhadap kemampuan setiap pribadi yang beranekaragam itu menjadi kurang. Oleh karena itu, yang harus mendapatkan perhatian di dalam penyelenggaraan pendidikan adalah sifat-sifat dan kebutuhan umum remaja, seperti pengakuan akan kemampuannya, ingin untuk mendapatkan kepercayaan, kebebasan, dan semacamnya.

2. Beberapa usaha yang perlu dilakukan di dalam penyelenggaraan pendidikan, sehubungan dengan minat dan kemampuan remaja yang dikaitkan terhadap cita-cita kehidupannya antara lain adalah:
a.      Bimbingan karier dalam upaya mengarahkan siswa untuk menentukan pilihan jenis pendidikan dan jenis pekerjaan sesuai dengan kemampuannya.
b.      Memberikan latihan-latihan praktis terhadap siswa dengan ber-orientasi kepada kondisi (tuntutan) lingkungan.
c.       Penyusunan kurikulum yang komprehensif dengan mengem¬bangkan kurikulum muatan lokal.

3. Keberhasilan dalam memilih pasangan hidup untuk membentuk keluarga banyak ditentukan oleh pengalaman dan penyelesaian tugas-tugas perkembangan masa-masa sebelumnya. Untuk me¬ngembangkan model keluarga yang ideal maka perlu dilakukan:
a.      Bimbingan tentang cara pergaulan dengan mengajarkan etika pergaulan lewat pendidikan budi pekerti dan pendidikan keluarga.
b.      Bimbingan siswa untuk memahami norma yang berlaku baik di dalamkeluarga.

Komentar